7 Kejahatan yang Halal Di lakukan

7 Kejahatan yang Halal Di lakukan Ratu Elizabeth II

7 Kejahatan yang Halal Di lakukan Ratu Elizabeth II, Salah Satunya Membunuh Orang Tanpa Di dakwa Bersalah

7 Kejahatan yang Halal Di lakukan Ratu Elizabeth II, Kehidupan monarki dengan aturan yang ketat dan terbilang kuno, mencerminkan kehidupan yang patut dicontoh oleh rakyatnya.

Tidak hanya itu, pemimpin kerajaan juga memiliki tanggung jawab terhadap mahkota yang mereka kenakan, seperti peristiwa di plomatik dan politik.

Akan tetapi, Ratu Elizabeth II masih merupakan sosok yang di cintai di antara orang-orang Inggris.

Popularitasnya pun tetap utuh meski ada upaya untuk membubarkan monarki, terutama ketika acara seperti pernikahan kerajaan menjadi hal populer yang menarik perhatian jutaan orang.

Selain segudang tanggung jawab, 7 Kejahatan yang Halal Di lakukan Ratu Elizabeth II juga memiliki banyak manfaat, terutama dalam hal bagaimana hukum diterapkan kepadanya.

Untuk beberapa kejahatan, siapa pun akan ditempatkan di balik jeruji besi, tetapi dia benar-benar dibebaskan.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Cultura Colectiva, berikut sejumlah ‘dosa’ yang halal dilakukan oleh Ratu Elizabeth II:

1. Bisa Mengemudi Tanpa SIM atau Pelat

Hal yang biasanya membuat rakyat biasa di negara manapun di dunia mendapat masalah, justru tidak berdampak bagi 7 Kejahatan yang Halal Di lakukan Ratu Elizabeth II.

Tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan pelat nomor kendaraan pun bukan masalah baginya, serta bisa lolos begitu saja dari hukuman.

2. Menolak Permintaan Berdasarkan Undang-Undang Kebebasan Informasi

Undang-undang ini memungkinkan siapa pun di Inggris untuk meminta catatan publik mana pun.

Akan tetapi, baik 7 Kejahatan yang Halal Di lakukan Ratu Elizabeth II dan Keluarga Kerajaan dibebaskan dari ini setelah pertempuran hukum yang terjadi antara surat kabar The Guardian dan pemerintah yang meminta korespondensi pribadi Pangeran Charles dan Perdana Menteri.

3. Kekebalan dari Penuntutan

Keuntungan hukum lainnya adalah Ratu Elizabeth II tidak bisa dipaksa untuk memberikan bukti di persidangan atau dituntut.

4. Bisa Membunuh dan Tidak Didakwa Bersalah

Karena dia tidak bisa dituntut, 7 Kejahatan yang Halal Di lakukan Ratu Elizabeth II bisa membunuh seseorang dan tidak dijatuhi hukuman penjara.

Akan tetapi, untuk protokol Mahkota, jika dia membunuh seseorang, dia perlu membuktikan bahwa dia melakukannya untuk membela Mahkota.

5. Tidak membayar pajak

Jika dia mau, Ratu Elizabeth II bisa menghindari pajak karena itu bukan salah satu tugasnya sebagai penguasa Inggris.

Meski begitu, hal ini tidak berarti bahwa dia melakukannya karena setiap tahun sejak 1992 Ratu Elizabeth II membayar pajaknya dengan patuh.

6. Mencuri Anak-Anak

Secara teknis, jika Ratu Elizabeth II mau, dia bisa mengambil hak asuh atas anak mana pun di Inggris.

Meski begitu, Undang-Undang ini dimaksudkan untuk anak-anak dalam keluarga kerajaan.

Didirikan pada tahun 1717, Undang-Undang menyatakan bahwa raja memiliki hak asuh yang sah atas anak, cucu, dan cicitnya.

Ini berarti bahwa jika dia mau, Ratu Elizabeth II bisa mengambil salah satu anak kerajaan dari orang tua mereka tanpa dampak apapun.

7. Masuk tanpa izin pada properti pribadi

Ratu Elizabeth II bisa memasuki properti pribadi apapun tanpa pemberitahuan, kapan pun dia mau.

Satu-satunya tempat di seluruh Inggris raya yang tidak bisa dia masuki tanpa izin adalah House of Commons (majelis rendah Parlemen Inggris).

Itu karena pada abad ke-17, Raja Charles I melakukannya dalam upaya untuk membalas dendam pada beberapa anggota parlemen, dan menjadi raja Eropa pertama yang dieksekusi oleh rakyatnya.

Meskipun ada celah hukum yang memungkinkan kepala Kerajaan Inggris untuk melakukan semua tindakan terlarang ini, kenyataannya adalah, Ratu Elizabeth II tidak pernah melakukannya.

Sebaliknya, dia telah bertugas menciptakan citra yang hampir bersih untuk melindungi dirinya sendiri dan institusi yang diwakilinya.***

14 Perubahan akan Terjadi usai Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Apa Saja?

Ratu Elizabeth II adalah pimpinan Kerajaan Inggris yang paling lama memerintah dalam sejarah yakni 70 tahun sampai kematiannya pada Kamis, 8 September 2022.

Selama kurang lebih 12 hari setelah kematiannya, diprediksi aktivitas di Inggris akan terhenti, sesuatu yang berpotensi menyebabkan miliaran pendapatan ekonomi Inggris akan hilang.

Tak terkecuali Raja Charles III naik takhta untuk menggantikan Ratu Elizabeth II. Dikutip dari Insider, berikut perubahan hal yang diprediksi terjadi setelahnya:

  1. Sebagian besar anggota staf di Istana Buckingham akan dipulangkan

Pengadilan kerajaan memiliki hotline staf untuk mendistribusikan berita dan instruksi kepada karyawan jika terjadi peristiwa besar.

Sebagian besar anggota staf di Istana Buckingham dan lembaga terkait akan segera dipulangkan setelah pengumuman dibuat, demikian kata seorang mantan staf kepada Insider.

  1. Semua urusan parlemen akan ditunda

Disebutkan bahwa semua urusan parlemen, “termasuk pertemuan terjadwal dari Komite Terpilih dan Kelompok Parlemen Semua Bagian,” akan ditunda hingga setelah 21 September 2022.

Pengadilan kerajaan memiliki hotline staf untuk mendistribusikan berita dan instruksi kepada karyawan jika terjadi peristiwa besar.

Sebagian besar anggota staf di Istana Buckingham dan lembaga terkait akan segera dipulangkan setelah pengumuman dibuat, demikian kata seorang mantan staf kepada Insider.

  1. Semua urusan parlemen akan ditunda

Disebutkan bahwa semua urusan parlemen, “termasuk pertemuan terjadwal dari Komite Terpilih dan Kelompok Parlemen Semua Bagian,” akan ditunda hingga setelah 21 September 2022.

  1. Di balik pintu tertutup di istana, “Dewan Aksesi” akan bersidang

Setelah sebagian besar anggota staf pergi dan tempat-tempat wisata ditutup, Dewan Aksesi akan diadakan di Istana St. James untuk secara resmi mendeklarasikan pengganti yakni Pangeran Charles.

Dewan Aksesi akan dihadiri oleh dewan rahasia, bangsawan, Wali Kota London, dan komisaris tinggi negara-negara Persemakmuran tertentu.

Di dewan, raja baru akan bersumpah setia kepada Parlemen dan Gereja Inggris. Mereka juga akan menjadi gubernur tertinggi gereja yang baru. (Umat Katolik tidak bisa naik takhta)

Dewan juga akan membuat Proklamasi Aksesi untuk dibacakan pada Hari Proklamasi, segera setelah kematian, di London, Edinburgh, Windsor, York, dan kota-kota dan desa-desa lain di seluruh negeri .

  1. Politisi akan bersumpah setia kepada raja baru

Kedua majelis Parlemen akan memiliki kesempatan untuk mengambil sumpah setia baru kepada raja baru. Semua anggota harus bersumpah setia kepada raja yang sekarang.

Anggota juga akan menyampaikan ucapan belasungkawa dan kesetiaan kepada penguasa baru, kata perwakilan House of Lords kepada Insider.

Beberapa anggota senior House of Commons akan mengambil sumpah kepada Raja baru selama penghormatan Ratu pada hari Sabtu, demikian menurut pengumuman Twitter dari Parlemen (@HouseofCommons)

Setelah ini, aktivitas kedua lembaga itu akan ditangguhkan sampai setelah pemakaman resmi kenegaraan.

  1. Tubuh Ratu Elizabeth II akan dibaringkan

Peti mati Ratu akan disiapkan untuk dibaringkan, artinya akan diperlihatkan kepada publik sehingga orang dapat memberikan penghormatan.

Jenazah Ratu akan disemayamkan di Westminster Hall. Akan ada upacara singkat untuk menandai kedatangan peti mati, setelah itu orang-orang dapat melewati dan memberi penghormatan.

Aula akan dibuka semua kecuali satu jam sehari, pemakaman pun akan dihadiri oleh para pemimpin dari seluruh dunia.

Hari di saat jenazah Ratu Elizabeth II akan disemayamkan hingga hari pemakaman akan menjadi hari libur umum. Akan ada masa berkabung 10 hari mulai Jumat.

Setelah masa berkabung 10 hari, peti mati kemudian akan diangkut ke Westminster Abbey dengan kereta api untuk pemakaman kenegaraan.

Pada jam 9 pagi di hari itu, bel Big Ben akan berbunyi satu kali, kemudian palu bel akan ditutup dengan bantalan kulit untuk meredam nadanya selama sisa hari itu.

Para pemimpin dunia akan datang untuk memberi penghormatan. Ratu adalah kepala negara paling senior di dunia yang telah bertakhta selama lebih dari 70 tahun.

  1. Miliaran orang di seluruh dunia akan menyaksikan pemakaman tersebut

Berkaca pada hari pemakaman Putri Diana , “lebih dari satu juta orang berbaris di rute iring-iringan pemakaman ke biara,” 30 juta orang Inggris menontonnya. Di seluruh dunia, ada sebanyak 2,5 miliar pemirsa.

297 thoughts on “7 Kejahatan yang Halal Di lakukan Ratu Elizabeth II

1 28 29 30

Comments are closed.