Burhanuddin-Deolipa Tetap Ingin Dampingi Eliezer 1

Burhanuddin-Deolipa Tetap Ingin Dampingi Eliezer: Agar Tak Ubah Keterangan

Burhanuddin-Deolipa Tetap Ingin Dampingi Eliezer, Mantan pengacara Bharada E, Muhammad Burhanuddin dan Deolipa Yumara,

baca juga: Kanada Bebaskan Pasien OTG COVID-19

mengajukan gugatan terhadap Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Ronny Talapessy, dan Kapolri Cq Kabareskrim terkait pencabutan surat kuasa.

Burhanuddin-Deolipa Tetap Ingin Dampingi Eliezer, mengaku ingin mengawal keterangan Bharada E agar tidak mencabut keterangan atau BAP di persidangan.
“Kalau kita secara hukum biar tegak lurus, tidak menyimpang dari statement awalnya Bharada E, biar kita kawal sampai sidang,

kata Burhanuddin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2022). Dalam petitum gugatannya, Burhanuddin meminta hakim menyatakan dia

dan Deolipa sebagai kuasa hukum Bharada E yang sah. Burhanuddin berharap jangan sampai Bharada E mengubah keterangannya di sidang karena adanya intervensi.

“Jangan sampai pada saat kita saya dengan Olip (Deolipa) dampingi bilang A, begitu di sidang dia bilang B lagi begitu,

kan itu bisa saja di sidang dia sangkal semua keterangannya tadi, itu yang kita mau kawal,” ujar Burhanuddin.

Di ketahui Bharada E telah menuliskan keterangannya sendiri dan memberi cap jempol terkait kasus tewasnya Brigadir J.

Burhanuddin berharap tidak ada intervensi kepada Bharada E sejak dia dan Deolipa tidak lagi menjadi kuasa hukumnya.

“Dia sudah ngomong A, dia tanda tangan itu dia tulis tangan dulu, baru dia (cap) jempol sendiri, sudah itu baru di-BAP.

Kita maunya ini terkawal sampai tuntas, takutnya nanti di sidang dia ubah lagi begitu kan, gara-gara ada intervensi kita mau kawal,” ungkapnya.

Di ketahui Bharada E telah mendapat perlindungan dari LPSK. Akan tetapi, Burhanuddin menyebut perlindungan itu bisa di cabut kembali

apabila Bharada E mengubah keterangannya. Apabila Burhanuddin kembali menjadi pengacara Bharada E,

ia mengaku akan mengingatkan Bharada E tetap konsisten pada keterangannya. Iya itu makanya bisa saja di cabut, nah itu yang kita jaga.

Kalau kita dampingin kan, oh kamu jangan cabut ini, kamu sudah ngomong loh gini-gini, kamu sudah nulis,” ujarnya.

Simak selengkapnya pada halaman berikut. baca juga: Bripka RR Ungkap Perintah Sambo

Sebelumnya, Burhanuddin-Deolipa Tetap Ingin Dampingi Eliezer, mengajukan gugatan kepada Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu; Tergugat II, Ronny Talapessy,

yaitu pengacara yang mengaku sebagai pengacara barunya Richard Eliezer; dan Tergugat III Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Cq Kabareskrim (Komjen Agus Andrianto).

Adapun salah satu petitum gugatan itu agar di nyatakan sebagai kuasa hukum Bharada E yang sah serta meminta agar ada pembayaran fee pengacara Rp 15 miliar.

Berikut ini isi petitumnya:

  1. Mengabulkan Gugatan Penggugat Untuk Seluruhnya
  2. Menyatakan Surat Pencabutan Kuasa tertanggal 10 Agustus 2022 atas nama RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU (TERGUGAT I) batal demi hukum
  3. Menyatakan perbuatan TERGUGAT I dan TERGUGAT III dalam membuat Surat Pencabutan Kuasa tanggal 10 Agustus 2022 atas nama RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU (TERGUGAT I) dilakukan dengan itikat jahat dan melawan hukum
  4. Menyatakan batal dan dibatalkan setiap bentuk surat Kuasa kepada penasehat hukum/Advokat terkait sebagai Penasehat Hukum RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU (TERGUGAT I) dalam perkara kematian Brigadir Yoshua dan di nyatakan tidak sah beserta segala akibat yang di timbulkannya
  5. Menyatakan Para Penggugat adalah Penasehat Hukum TERGUGAT I yang sah dan mempunyai hak untuk melakukan Pembelaan sampai pada persidangan
  6. Menghukum TERGUGAT I, TERGUGAT II, dan TERGUGAT III secara Tanggung renteng untuk membayar biaya FEE pengacara kepada PARA PENGGUGAT sebesar Rp. 15.000.000.000 (Lima Belas Milyar Rupiah)
  7. Menjalankan putusan ini terlebih dahulu dengan serta-merta (Uit voor baar bij voor raad)
  8. Menghukum TERGUGAT I, TERGUGAT II, dan TERGUGAT III untuk patuh dan taat terhadap Putusan ini
  9. Menghukum TERGUGAT I, TERGUGAT II,dan TERGUGAT III untuk membayar biaya perkara ini secara tanggung-menanggung

Alasan Deolipa-Burhanuddin Gugat Bharada E soal Fee Pengacara Rp 15 M

Burhanuddin-Deolipa Tetap Ingin Dampingi Eliezer, Mantan pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin, mengajukan gugatan perdata terhadap mantan kliennya, Bharada E, terkait pembayaran fee pengacara sebesar Rp 15 miliar. Apa alasannya?
Burhanuddin mengatakan Bharada E turut digugat karena dia yang mencabut surat kuasa. Apabila Bharada E tidak digugat, ia menilai gugatannya akan kurang pihak.

“Kalau Bharada E sebagai pemberi kuasa, enggak digugat pasti kurang pihak, gugatannya enggak diterima. Kan yang cabut ini kan Bharada E, harus lengkap semua, dari Bharada E dari Kabareskrim, dari lawyer yang menggantikan,” kata Burhanuddin sebelum sidang gugatannya dimulai, Rabu (7/9/3022).

baca juga: Kuat Ma’ruf Cerita Momen Yoshua Menangis

328 thoughts on “Burhanuddin-Deolipa Tetap Ingin Dampingi Eliezer 1

1 31 32 33

Comments are closed.