Hati-hati, Jangan Langsung Duduk di Kursi Hotel

Hati-hati, Jangan Langsung Duduk di Kursi Hotel

Hati-hati, Jangan Langsung Duduk di Kursi Hotel, Traveler sebaiknya pikir dua kali saat akan duduk di kursi hotel.

baca juga: Viral Pria Bangun Rumah Berbujet Rp 70 Juta

Kursi itu jarang di bersihkan sehingga banyak kuman bersarang di sana. Kursi hotel cenderung lebih sulit di bersihkan daripada tempat tidur

yang di rapikan tiap hari dan handuk yang di cuci dengan panas tinggi. Staf kebersihan yang tak punya banyak waktu membersihkan

seluruh ruangan kamar membuat kursi kerap kali di abaikan dari pembersihan. Dengan demikian, para ahli mengatakan ada kemungkinan

di kursi bersarang kuman yang dapat menjadi sumber penyakit. Salah satu yang berpendapat adalah Nidhil Ghildayal, PhD,

seorang dokter spesialis penyakit menular dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Minnesota.

“Seringkali, noda di kursi di usap dan di gosok sampai hilang, tetapi kuman lain yang tidak terlihat mata tetap ada,”

kata dia seperti di lansir dari The Sun, Sabtu (27/8/2022). Lebih lanjut, Nidhil juga menjelaskan bahwa kursi adalah area

dengan lalu lintas tertinggi atau paling sering di gunakan oleh orang yang berbeda-beda. Para tamu sering duduk di atasnya,

meletakkan barang bawaan, atau bahkan menaruh pakaian dan sepatu kotor di atasnya. Hal ini menyebabkan banyak kuman dan bakteri di kursi hotel.

Supaya terhindar dari penyebaran kuman dan bakteri yang menyebabkan traveler sakit, sebaiknya traveler meletakkan handuk terlebih dahulu di atas tempat duduk kursi. Setelah itu, traveler dapat duduk dengan lebih aman.

Hindari bersentuhan langsung dengan kursi, apalagi sampai menghirup baunya. Bisa jadi kursi itu penuh dengan jamur dan berbau apek.

Selain menghindari langsung duduk di kursi, traveler juga sebaiknya mengenakan sandal hotel supaya kaki tidak langsung menyentuh karpet yang kotor. Karpet di kamar hotel juga jarang dibersihkan sehingga untuk berjaga-jaga, gunakanlah sandal yang memang diberikan hotel secara cuma-cuma itu.

Kenapa Sih Check In Hotel Jam 14.00 dan Check Out Jam 12.00?

Waktu check-in dan check-out hotel sudah jadi rahasia umum. Check-in jam 14.00 dan check-out jam 12.00, ada yang tahu mengapa demikian?

Di seluruh dunia waktu check-in dan check-out bersifat universal. Waktu ini memang sengaja dibuat berdasarkan pada kedatangan tamu.

Umumnya tamu datang di siang hari dan keluar dari hotel menjelang siang. Hal inilah yang mendorong penentuan waktu check-in.

“Kayanya itu lebih ke arah waktu. Kita melihat dari sisi traffic kedatangan tamu. Itu kayaknya standar hotel-hotel juga. Ada yang jam 2 atau jam 3. Kurang lebih kita melihat dari sisi waktu harian yang banyak tamu check in. Mewakili tamu check in maupun check out,” ungkap Director of Marketing dari Adiwana Hotels & Resorts Andry Kurniawan.

Alasan yang sama juga diutarakan oleh Regional General Manager dari Archipelago International Hotels, Resorts & Residences Doddy Fathurahman.

“Hampir seluruh hotel men-set check in time-nya jam 2 dan check out-nya jam 12. Ini diperhitungkan dari kebiasaan orang datang check in,” kata Doddy.

Meski begitu waktu check-in dan check-out ini dapat sedikit bervariasi, tergantung dari pertimbangan pihak hotel. Salah satunya adalah pertimbangan mengenai lama waktu yang dibutuhkan housekeeping untuk membersihkan kamar.

The Trans Luxury Hotel pun demikian. Mereka menetapkan waktu check in pada pukul 15.00 WIB, karena pihak hotel membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkan kamar. Kamar yang lebih luas memang memakan waktu lebih banyak untuk dibersihkan.

“Untuk di The Trans Luxury Hotel sendiri, kita check in time-nya di jam 15.00. Lebih sore. Karena memang kamar kita lebih luas terus banyak yang harus dilakukan ketika make-up room. Apalagi dengan kondisi COVID ini, pembersihannya juga jadi berlapis-lapis. Jadi, selain diganti linen terus dibersihkan, kita ada fog disinfectant, kita ada juga UV light disinfectant. Makanya lebih lama check in time kita itu di jam 3 sore,” ujar Director of Marketing & Communication dari The Trans Luxury Hotel Anggia Elgana.

Untuk waktu check out, the Trans Luxury Hotel menetapkan waktu yang sama yakni pada jam 12 siang.

Terdapat perbedaan waktu 2 sampai 3 jam dari waktu check-out ke check-in. Di Rentang waktu ini pihak hotel akan membersihkan kamar yang telah dipakai.

Itulah mengapa tamu diharuskan check out pada jam 12 siang. Agar pihak hotel memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan kamar-kamar yang telah digunakan. Serta agar kamar tersebut siap dihuni kembali oleh tamu yang baru tepat pada waktunya.

Namun, pada situasi tertentu pihak hotel bisa saja memperbolehkan tamunya untuk check in sebelum jam yang ditentukan. Terutama jika kamar yang dipesan memang kosong dan sudah dalam keadaan siap huni.

Akan tetapi, kondisi seperti ini biasanya hanya berlaku untuk check-in. Sementara untuk check-out, hotel jarang ada yang terlambat. Keterlambatan check-out akan mempengaruhi kesiapan kamar dan berdampak pada tamu berikutnya.

“Ketika tamu datang jam 12, kamarnya tersedia, kita akan dengan senang hati memberikan kamar, biasanya. Namun, untuk check out memang sedikit strict di jam 12.00. Karena tadi kita sudah tercatat janji dengan tamu akan memberikan kamar di jam 2 siang. Dari jam 12 menuju jam 2 kan ada 2 jam. Nah kita butuh waktu itu untuk membersihkan kamar,” tambah Doddy.

baca juga: Heboh Ratusan Mahasiswa Bandung