Hati-hati Posting Foto Anak di TikTok

Hati-hati Posting Foto Anak di TikTok, Kontroversi Wren Eleanor

Hati-hati Posting Foto Anak di TikTok, Jakarta – Di Amerika sedang ada gerakan menghapus foto anak di TikTok.

Di duga para predator seksual online beraksi dalam senyap. Gerakan ini di namai Wren Eleanor Movement. Siapa Wren Eleanor? Beginilah kisahnya:

Di beritakan New York Post seperti di lihat Sabtu (6/8/2022) para orangtua di Amerika ikutan sebuah gerakan di media sosial

yang di sebut Wren Eleanor Movement. Mereka menghapus foto anak-anak mereka dari akun medsos para orang tua masing-masing, terutama TikTok.

Hal ini di picu dari akun TikTok viral Wren Eleanor. Ini adalah akun TikTok anak perempuan berusia 3 tahun, pirang, bermata biru dan punya 17 juta follower.

Isi postingannya adalah kegiatan sehari-hari bocah tersebut, mulai dari makan sampai berenang. Semua suka dengan tingkah lucu dan imutnya.


Namun, seorang TikToker yang juga seorang ibu bernama Jess dengan akun @hastagfacts mencurigai ada yang tidak wajar dan pertama kali bersuara di dunia maya.

Dia mengatakan postingan Wren dengan baju crop top di-saved 45 ribu kali. Video TikTok Wren makan hotdog di-saved 345 ribu kali.

Banyak akun dengan nama laki-laki memberikan komentar menjijikkan. Ada juga komentar semacam ini, Dia begitu dewasa untuk seumurannya.

Jess mengatakan Wren Eleanor di duga jadi incaran para pedofil dan predator seks di dunia maya. Dari situ, mulailah para orang tua di Amerika

menghapus video dan foto anak mereka di media sosial terutama di TikTok. Lahirlah yang di sebut Wren Eleanor Movement.

Bagaimana reaksi ibunda Wren yang bernama Jacquelyn? Dalam postingannya di TikTok dan Instagram

dia justru membantah keras anaknya di incar pedofil. Anaknya baik-baik saja dan keributan ini di sebutnya adalah perbuatan orang

yang tidak senang dengan akun TikTok Wren yang populer. Jacquelyn mengatakan semua itu cuma rumor yang 100% salah.

Saya sudah kontak FBI. Tidak ada gambar anak saya di temukan di situs jahat. Kalau ada bukti nyata silakan kontak saya segera,kata Jacquelyn.

Sementara itu, Di rektur Eksekutif National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) Amerika, Calahan Walsh mengatakan

bahwa para orang tua perlu hati-hati jika memposting foto anak di media sosial. Tidak semua orang yang melihat postingan kita punya niat baik.

Predator online, anonim dan susah di lacak, mencari konten yang pengguna tidak menyadari bahwa itu berbahaya,kata dia.

Jika sudah mendapatkan kontennya, ada risiko para predator online akan mengincar anak tersebut di dunia nyata. Oleh karena itu,

Calahan meminta para orang tua untuk tidak pernah menyebutkan informasi yang terlalu rinci misalnya lokasi tempat, pada postingan media sosial yang mencantumkan foto anak.

Pikir dua kali, percaya perasaan Anda. Pahami ada orang jahat di luar sana. Jaga anak-anak Anda supaya aman, pesan Calahan.

Trend Tiktok Viral, Tapi Di kritik Bikin Fobia Gendut

Filter baru dari TikTok sempat viral mengubah wajah jadi gendut dan tua. Filter itu kini banjir kritik terkait bodyshaming dan bikin fobia gendut.

Ada tren TikTok viral sejak Juni-Juli 2022 dengan memakai lagu \’1,2,3\’ dari Sofia Reyes. Dengan filter ini, kita bisa membuat wajah menjadi gemuk dan lebih tua,

kemudian filternya hilang dan memunculkan wajah asli kita. Filter tersebut viral karena di gunakan sejumlah influencer TikTok dunia termasuk dari Indonesia.

Namun sebulan kemudian, mulai akhir Juli sampai awal Agustus 2022 muncul banyak kritikan terkait body shaming dan fatphobia atau fobia gendut.

Di beritakan Daily Dot dan Meaww.com seperti di lihat Sabtu (6/8/2022). Salah satu kritikan datang dari seorang influencer TikTok

yang memang gemuk yaitu Bubbles dengan akun @bubblesworlddd. Dia mengatakan tren ini menimbulkan fobia gemuk terhadap mereka yang kurus.

Kamu pakai ini untuk melihat wajah kamu yang gemuk dan bulat. Lalu filternya hilang dan kamu bahagia wajahmu tak seperti itu, kritik Bubbles.
Kritik lain datang dari influencer

bernama Oliver dengan akun @fat.olivve. Oliver yang memang gemuk menulis caption, Fat and cute, untuk menyampaikan pesan bahwa menjadi gemuk bukan masalah.

Saya di rundung sepanjang hidup karena punya wajah bulat dan filter ini mengingatkan saya dengan momen itu, kritik dia ketika di wawancara.

Banyak juga komentar dari para pengguna TikTok agar filter ini tidak di gunakan lagi. Mereka saling berbagi pesan agar mencintai diri sendiri apa adanya, mau kita kurus atau gemuk.

Wah, pesan yang bagus nih detikers! Oh iya, Daily Dot memberitakan, filter ini akhirnya sekarang di hapus oleh TikTok setelah menerima banyak kritikan dari para penggunanya.

28 thoughts on “Hati-hati Posting Foto Anak di TikTok

  1. [url=https://hydroxychloroquinepp.com/]hydroxychloroquine sulfate cost[/url] [url=https://gabapentin.boutique/]gabapentin 900 mg[/url] [url=https://tadacip.cfd/]tadacip[/url] [url=https://buyantabuse.monster/]disulfiram pill[/url] [url=https://vermox500.com/]generic vermox[/url]

  2. [url=https://plavix.works/]clopidogrel cheap[/url] [url=https://buyrobaxin.shop/]buy robaxin[/url] [url=https://buylisinopril.guru/]lisinopril 20 mg tabs[/url] [url=https://albuterol.directory/]can i buy ventolin over the counter nz[/url]

Comments are closed.