Fadli Zon

Wow!1 Fadli Zon Sentil KSAD Arogan

Wow! Fadli Zon Sentil KSAD Arogan Buntut Sebut Effendi PDIP Tak Berpengaruh

Wow! Fadli Zon Sentil KSAD Arogan, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon mengkritik pernyataan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman

yang menyebut Effendi Simbolon bukan sosok yang berpengaruh. Fadli Zon menilai pernyataan Dudung arogan dengan posisi pemimpin di TNI AD.

“Pernyataan arogan dan tidak bijak untuk seorang dengan posisi itu,” kata Fadli Zon di akun Twitternya.

adli Zon mengingatkan Dudung bahwa kelak jabatan KSAD itu akan lepas dan Dudung selayaknya warga biasa.

Politikus senior Gerindra itu juga mengingatkan bahwa Effendi Simbolon merupakan anggota Dewan yang di pilih oleh masyarakat.

Kadang, orang bisa penting hanya karena pangkat dan jabatan. Begitu hilang pangkat dan jabatan maka ia bukan siapa-siapa.

Dengan segala kekurangan kelebihannya, DPR di pilih oleh rakyat di daerah pemilihannya,” kata Fadli.

Seperti di ketahui, TNI AD di berbagai daerah ramai-ramai mengecam Effendi Simbolon. Buka suara para perwira tersebut

ternyata berangkat dari adanya perintah Jenderal Dudung Abdurachman. Berdasarkan video yang di dapat dari salah seorang anggota DPR,

tampak perekam merekam arahan Dudung di layar TV. Dudung tampak melakukan video conference dengan jajarannya.

Saat memberi arahan, Dudung di dampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto.

Dudung meminta jajarannya tak jadi ayam sayur, yang hanya diam. Kita jadi petarung, jadi jagoan. Jangan jadi ayam sayur. Saya lihat itu diam semua.

Nanti lihat tanggal 26, saya buktikan pada kalian… (ucapan tidak jelas),” ujar Dudung dalam video tersebut.

Dudung lalu meminta jajarannya tidak diam. Dudung menyebut sosok ‘dia’ yang di nilai Dudung tak memiliki pengaruh.

Namun tak di jelaskan secara rinci pengaruh seperti apa yang di maksud Dudung

Jangan kita diam saja. Dia itu siapa? Nggak berpengaruh, nggak berpengaruh,” ucap Dudung.

Effendi Simbolon Minta Maaf

Effendi Simbolon kemudian meminta maaf atas ucapan TNI seperti gerombolan. Effendi Simbolon meminta maaf kepada seluruh prajurit TNI.

Saya dari lubuk hati paling dalam, saya mohon maaf atas apa pun perkataan saya yang menyinggung, yang menyakiti, yang tidak nyaman, di hati para prajurit, siapa pun dia.

Dari tamtama, bintara, sampai perwira, bahkan sampai sesepuh, para pihak yang tidak nyaman dengan perkataan diartikan lain,” kata Effendi Simbolon di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/9).

Effendi Simbolon meminta maaf atas ucapan TNI seperti gerombolan di temani oleh Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto. Effendi mengatakan tak bermaksud menyinggung TNI seperti gerombolan, apalagi organisasi kemasyarakatan atau ormas.

MKD DPR Klarifikasi 3 Pelapor Effendi Simbolon soal TNI ‘Gerombolan’

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR telah meminta klarifikasi terhadap tiga pihak pelapor Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon soal pernyataannya yang menyebut TNI seperti gerombolan. Ketiga pihak pelapor yang di klarifikasi, yaitu perseorangan atas nama Bernard Denny Kamang, organisasi Pemuda Panca Marga, dan organsasi LSM Antartika.

Pantauan, terlihat Anggota MKD DPR Maman Imanulhaq, Ketua Pemuda Panca Marga Berto Izaak Doko, Ketua Umum LSM Antartika Ramses, dan Bernard keluar dari ruang MKD DPR. Mereka telah selesai di klarifikasi.

Hari ini MKD mengundang para pengadu dari pertama atas nama perseorangan yakni Bang Deni sekaligus Ketua Ormas GNPWK, lalu juga dari LSM Antartika dan Pemuda Panca Marga. Isi dari pengaduan itu pertama adalah soal pernyataan saudara Effendi Simbolon yang mengatakan tentang TNI kayak gerombolan ormas-ormas,” kata Maman usai rapat klarifikasi para pihak pelapor di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Maman menyampaikan ada dua poin yang di kehendaki para pelapor terhadap Effendi Simbolon. Pertama, yakni menginginkan Effendi menyampaikan permintaan maaf kepada ormas. Kedua, yakni meminta MKD mempertimbangkan sanksi etik terhadap Effendi.

Dua poin itu sebenarnya, yang pertama adalah meminta Effendi untuk meminta maaf, beliau sebenarnya sudah minta maaf tanggal 14 kemarin sehingga semua yang mengadu sudah menyatakan ya kami mendengar permintaan maaf itu, tapi permintaan maafnya baru ke TNI, ke ormasnya belum,” katanya.

Tapi yang kedua, kalau beliau sudah minta maaf itu ada pengakuan, kalau pengakuan inilah mereka datang ke MKD untuk apa sanksi etik yang diberlakukan terhadap Effendi Simbolon,” lanjutnya.

Di ketahui, Effendi Simbolon di laporkan oleh sejumlah pihak ke MKD DPR terkait pernyataannya yang menyebut TNI ‘gerombolan’ di dalam rapat Komisi I DPR. Effendi sendiri di jadwalkan akan di mintai klarifikasi oleh MKD DPR hari ini.

baca juga: 1 Kasus Pembakaran Mayat Tanpa Kepala

542 thoughts on “Wow!1 Fadli Zon Sentil KSAD Arogan

1 53 54 55

Comments are closed.